Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

5 Tips Membangun Bonding dengan Ayah agar Mudahkan Proses Persalinan

Humidatun Nisa'   |   HaiBunda

Senin, 27 Jun 2022 16:30 WIB

Young Asian husband touching/listening on belly pregnant wife with love and happy
5 Tips Membangun Bonding dengan Ayah agar Mudahkan Proses Persalinan/Foto: Getty Images/iStockphoto/megaflopp

Jakarta - Bunda, dalam banyak penelitian telah disebutkan betapa besar manfaat kehadiran Ayah mendampingi Bunda dalam proses persalinan. Hal ini karena dukungan Ayah berdampak sangat positif terhadap kesehatan Bunda dan Si Kecil ya.

Sebab, pada akhirnya Bunda tidak menghadapi sendiri kesakitan yang dialami selama proses melahirkan. Setidaknya, demikian salah satu clue penting yang disampaikan Bidan, Konselor Laktasi dan Pakar Hypnobirthing, Chandra Dwi Fitriani atau lebih akrab dipanggil Bidan Ochan, pada kesempatan IG Live, Haibunda, belum lama ini. 

Walau mungkin Bunda mempunyai karakter yang berbeda-beda dalam menyikapi dukungan suami saat bersalin. Namun tidak bisa disangkal, kehadiran Ayah sangat menentukan psikis Bunda agar lebih tenang dan rileks selama menghadapi proses bersalin.

Demikian pengalaman influencer Mutiara Putri Ananda dalam Cerita Bunda Seleb Melahirkan di Bidan di IG Live Haibunda beberapa waktu lalu.

"Kalau saya kan tipenya malah enggak suka kalau suami nguatin, 'Kamu bisa yang', udah ga usah bilang gitu. Cukup kamu ada di sini, pegang tanganku. Nguatin aku," papar Bunda Tiara.

Banner Lahirkan Bayi Down Syndrome


 
Lantas, bagaimana sebaiknya Bunda dan Ayah membangun bonding yang baik saat proses persalinan, Bunda? Yuk simak terus. 

Bidan Ochan pun memaparkan beberapa tips untuk membangun bonding dengan Ayah saat kehamilan hingga proses melahirkan, Bunda. Berikut di antaranya:

1. Membangun komunikasi sejak awal

Menurut Bunda Mutiara, membangun komunikasi dengan pasangan sebaiknya tidak dilakukan menjelang persalinan saja ya, Bunda. Namun sejak awal kehamilan, sebaiknya Bunda sudah mengomunikasikan kondisi yang Bunda hadapi. Sekecil apa pun.

2. Saling terbuka dengan pasangan

Menimpali sharing Bunda Mutiara, Bidan Ochan juga membenarkan pasangan suami isteri sebaiknya membangun komunikasi yang baik dan saling terbuka. Akan lebih baik jika Bunda juga menyampaikan pada Ayah akan ketakutan-ketakutan tertentu proses persalinan yang akan dihadapi. K

arena suami bukan pembaca kode yang cukup peka dengan isyarat-isyarat tertentu dari Bunda, sebaiknya Bunda sampaikan secara jujur ya. Agar lebih mengikat secara emosi, Bunda pasti lebih tahu pada momen apa sebaiknya Bunda dan Ayah bisa berbicara dari hati ke hati nih, Bunda. 

Kita lanjutkan ke halaman berikutnya ya.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga yuk video tentang tips mengejan yang efektif saat persalinan normal.

[Gambas:Video Haibunda]




LEBIH PEDULI AKAN PERAN YANG BESAR

Young Asian husband touching/listening on belly pregnant wife with love and happy

5 Tips Membangun Bonding dengan Ayah agar Mudahkan Proses Persalinan/Foto: iStock

3. Ajak suami untuk lebih peduli

Jika Bunda sudah berkomunikasi dengan baik, secara terbuka namun tidak saling melukai, Bunda bisa meminta Ayah untuk lebih peduli ya. Sampaikan jika kepedulian Ayah tidak hanya untuk Bunda saja, namun selebihnya adalah untuk perkembangan Si Kecil yang akan hadir mewarnai keluarga Bunda ya. 

Bunda dan Ayah bisa memeriksakan kehamilan bersama pasangan, menyiapkan segala keperluan Bunda dan Si Kecil secara bersama-sama ya. Jadikan momen kehamilan untuk benar-benar sebagai bentuk Bunda dan Ayah sudah siaga menjadi orangtua yang baik, Bunda. 

4. Sadar mempunyai peran besar

Ayah mempunyai peran yang luar biasa dalam pengasuhan Si Kecil ya. Terdapat banyak penelitian ilmiah yang mengulas bagaimana peran Ayah terhadap tingkat kecerdasan Si Kecil, misalnya.

Atau melansir Belliesabroad, bagaimana peran Ayah bahkan dapat meningkatkan oksitosin Bunda selama proses bersalin, yang bermanfaat menenangkan dan membuat Bunda lebih menikmati persalinan. Sehingga Bunda bisa melahirkan dengan pengalaman melahirkan yang menyenangkan ya. 

5. Ikut andil

Memilih baju Si Kecil, menyiapkan peralatan mandi Bunda saat bersalin,  mungkin. Semua bukan hanya PR untuk Bunda sendiri ya. Namun, Ayah juga harus turut andil. Bahkan jika Si Kecil sudah lahir nantinya, Ayah pun harus siap menggantikan popok Si Kecil dan menemani Bunda begadang ya jika Si Kecil mungkin rewel di malam hari. 

Itu dia Bunda, tips membangun bonding dengan Ayah saat Bunda melahirkan di bidan. Pastikan Bunda dan Ayah mempunyai second plan ya agar lebih sigap dengan segala kemungkinan. 


(pri/pri)
Loading...

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda