sign up SIGN UP search


kehamilan

6 Cara Menyiasati Konsumsi Mi Instan agar Lebih Sehat untuk Ibu Hamil

Melly Febrida   |   Haibunda Jumat, 15 Jul 2022 08:40 WIB
Bowl of cooked instant noodles with spices food ingredients on a grey wooden table tabletop view caption
Jakarta -

Aroma mi instan memang benar-benar menggoda ya Bunda. Bahkan saat hamil, Bunda mungkin tergoda untuk menyantapnya. Ada yang bilang tak masalah ibu hamil (bumil) makan mi instan asal tidak banyak, daripada nanti anaknya ngeces.

Tapi, ada juga yang mengatakan sebaiknya dihindari. Jadi, bagaimana ya sebaiknya?

Mi instan sebenarnya jenis makanan cepat saji. Bunda hanya membutuhkan air panas untuk membuatnya. Menyantap semangkuk mi dapat menenangkan perut yang mual. Tapi meski begitu, mi instan termasuk makanan yang tidak bergizi.


Dr Deepti Gupta, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekolog mengatakan dalam satu porsi mi instan itu bukanlah makanan dengan gizi seimbang. Mi instan itu mengandung pati, banyak garam, penyedap buatan, dan lemak jenuh.

"Zat aditif seperti monosodium glutamat (MSG) dan pengawet juga digunakan untuk meningkatkan rasa dan memperpanjang umur simpan," jelasnya.

Yang perlu bumil perhatikan, kehamilan saja sudah membuat Bunda rentan terhadap pembengkakan dan retensi air. Terlalu banyak natrium dapat memperburuk kondisi tersebut.

"Diet tinggi garam juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan membahayakan kesehatan Anda," ujar Gupta dilansir Baby Center.

Gupta mengatakan, mi instan juga kekurangan nutrisi penting seperti protein, vitamin, mineral, dan serat. Jika ingin menyantapnya sebaiknya menambahkan bahan makanan yang kaya nutrisi lainnya.

Apabila bumil tetap ingin makan mi instan sesekali, pertimbangkan tips berikut ini:

1. Kurangi garam dan bahan tambahan

Gunakan bumbu dari mi instan setengah saja atau kurang dari setengah. Jika Bunda suka, tak perlu menggunakan bumbu dari mi instan melainkan menggunakan bahan-bahan racikan sendiri.

2. Tambahkan dengan lebih banyak rasa

Umumnya merebus mi hanya dengan air biasa, namun kali ini bumil masaklah mi instan dengan air rebusan dari kaldu buatan sendiri baik itu sayuran atau daging.

Berikan tambahan bumbu segar dan rempah-rempah ke dalam rebusan kaldu. Tambahkan bawang putih, bawang merah, ketumbar, merica, dan air jeruk nipis. Bumbu-bumbu ini dapat menambah kelezatan mi instan.

3. Bahan bernutrisi

Tambahkan bahan-bahan kaya nutrisi ke dalam mi. Misalnya saja sayuran seperti bayam, buncis, wortel, dan sayuran lainnya. Selain itu, bumil juga dapat menambah telur rebus, ayam atau ikan yang dimasak.

4. Pilih mi gandum

Baca label makanan dan cari mi gandum atau gandum utuh daripada yang dibuat dengan tepung. Gandum utuh memang seringnya tidak disukai jika terbiasa dengan mi versi tepung putih. Tapi, bumil dapat menyesuaikan dengan selera seiring waktu.

5. Rencanakan ke depan

Cobalah membuat rencana camilan sehat ketika rasa lapar menyerang. Bumil yang kelaparan kemungkinan akan makan apapun tanpa memikirkan itu bergizi atau tidak, atau mengemil makanan instan.

Bahan apa saja yang berbahaya dalam kandungan mi instan, klik halaman berikutnya.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga yuk video tentang apakah mi instan berbahaya untuk janin.

[Gambas:Video Haibunda]



kehamilan
Kehamilan Trimester 1 Ketahui perkembangan kehamilan Trimester 1 setiap minggu. Cek Yuk arrow-right
KANDUNGAN BERBAHAYA DALAM MI INSTAN
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Artikel Terkait
Rekomendasi
Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!