sign up SIGN UP search


menyusui

Pentingnya ASI Perah saat Bayi Positif COVID-19, Simak Cara Pumping yang Tepat

Annisa Karnesyia Minggu, 05 Sep 2021 08:15 WIB
MEMERAH DENGAN TANGAN VS POMPA ASI
Mother is pouring milk from breast milk storage bags to baby bottle with measuring scale,  Breast Pumping milk concept. selective focus. caption

Bunda bisa memerah ASI tiap 2 sampai 3 jam sekali atau minimal 8 kali sehari. Durasinya bisa sekitar 15 menit atau hingga sekitar dua menit setelah tetes ASI terakhir.

Saat memerah ASI untuk bayi yang positif COVID-19, kita tetap perlu menerapkan protokol kesehatan ya. Cuci tangan dan gunakan masker meski memerah sendirian atau jauh dari keramaian.

Bunda sebaiknya memerah dengan tangan karena bermanfaat. Wiyarni menjelaskan, memerah dengan tangan adalah satu manupilasi yang sedikit menyerupai isapan mulut bayi. Selain itu, cara ini bisa mengaktifkan pengaliran kolosutrum.


"Payudara yang bengkak juga akan lebih nyaman diperah dengan tangan. Kalau sudah nyaman bisa menggunakan breast pump," katanya.

Penggunaan breast pump dapat dikombinasikan dengan teknik memerah dengan tangan ya. Cara ini bisa menjaga kuantitas ASI agar lebih baik.

"Jangan gunakan breast pump terus, tapi gunakan metode kombinasi dengan tangan agar volume ASI perah bisa lebih banyak," ungkapnya.

(ank/rap)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!