sign up SIGN UP search


menyusui

Susu Kedelai Vs Susu Almond, Mana Lebih Ampuh sebagai ASI Booster?

Dwi Indah Nurcahyani   |   Haibunda Kamis, 09 Jun 2022 11:50 WIB
SUSU KEDELAI VS SUSU ALMOND UNTUK BUSUI, MANA LEBIH BAGUS?
Young Mom Breastfeeding Baby While Working Remotely On Laptop At Home and eating caption

Manfaat susu kedelai untuk busui

Melansir Medical News Today, susu kedelai memiliki kandungan lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan lemak jenuh. Lemak jenuh yang ada dalam susu sapi berkontribusi terhadap kolesterol tinggi dan masalah jantung.

Selain mengandung lemak sehat, susu kedelai merupakan satu-satunya alternatif produk susu yang menawarkan jumlah protein yang sama dengan susu sapi. Kandungan nutrisi dalam susu kedelai sebanding dengan susu sapi.

Terlepas dari sifat alami bebas kolesterol dan vegan, susu kedelai mengandung isoflavon. Penelitian menunjukkan bahwa isoflavon merupakan antioksidan dimana dapat mengurangi peradangan dalam tubuh dan mungkin juga memiliki efek antikanker.


Para busui dapat menggunakan susu almond ataupun susu kedelai dengan cara yang sama. Banyak yang menggunakannya langsung sebagai pengganti susu sapi dalam sereal, oatmeal, dan smoothie. Serta dapat juga menggantikan sebagai segelas susu sapi sederhana.

Banyak busui menemukan rasa susu almond lebih enak daripada susu kedelai. Dalam beberapa kasus, rasa susu kedelai lebih terasa pada sereal, minuman, atau masakan jika dibandingkan dengan susu almond.

Kekurangan susu almond dan kedelai

Selain kelebihan tentunya juga ada kekurangan dari keduanya ya, Bunda. Susu almond sendiri memang rendah kalori dan protein jika dibandingkan dengan susu sapi dan susu kedelai. 

Saat mengganti susu sapi dengan susu almond, orang perlu mengganti kalori, protein, dan vitamin yang hilang dari sumber makanan lain. Beberapa produsen menambahkan bahan sebagai pengental untuk makanan tanpa lemak dan pengganti susu, termasuk susu almond.

Meski demikian, karagenan atau zat adiktif yang digunakan sebagai pengental memiliki beberapa efek samping yang paling umum yakni gangguan pencernaan, bisul, dan peradangan.

Untuk menghindari adiktif dalam susu almond, cobalah membuat sendiri susu almond di rumah. Bunda dapat mencari resep di internet dan menyesuaikan dengan selera masing-masing.

Sementara itu, susu kedelai yang memang mengandung protein, beberapa merek kekurangan methionine, asam amino esensial karena proses yang digunakan produsen untuk membuat susu kedelai. Orang mungkin perlu mendapatkan asam amino ini dari area lain dari makanan mereka.

Jika seseorang tidak mendapatkan cukup tambahan methionine, kalsium, dan vitamin D, susu kedelai mungkin menjadi pengganti yang buruk untuk susu sapi. 

Seperti halnya susu almond, beberapa orang mungkin memiliki alergi terhadap kedelai dan harus menghindari susu kedelai. Susu kedelai mengandung senyawa yang oleh sebagian orang disebut antinutrisi. Antinutrisi alami ini dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi penting dan mengganggu pencernaan protein dan karbohidrat.

Nah, apa pun pilihannya tentu terpulang pada masing-masing Bunda semuanya. Dengan ulasan tersebut semoga sudah ada bayangan ya, Bunda, hendak memilih susu yang mana untuk membantu melancarkan ASI selama menyusui.

Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

 

(pri/pri)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!