MOM'S LIFE
Kembali Hidup Normal Usai Ramadhan, Begini Tipsnya Bunda
Annisa Afani | HaiBunda
Selasa, 26 May 2020 20:24 WIBSelama sebulan penuh, metabolisme tubuh kita berubah dan menyesuaikan dengan kondisi berpuasa, ya Bunda. Perubahan ini tentunya membawa dampak, terutama pada bentuk tubuh dan pencernaan.
Sekarang, bulan Ramadhan sudah berakhir dan kita merayakan Idul Fitri, di mana rutinitas kembali normal. Meskipun hal tersebut bagi kita akan terasa mudah, namun tubuh yang akan kembali bekerja normal akan mengalami sedikit kesulitan di masa transisi ini, lho Bunda.
Beberapa aturan yang dapat kita lakukan untuk kembali ke hidupan normal dengan menerapkan gaya hidup sehat, yakni:Aspek paling penting dari transisi dari Ramadhan ke kehidupan normal adalah memastikan metabolisme pulih dengan mengatur pola hidup yang lebih sehat. Dilansir dari Egypt Independent, ahli gizi bersertifikat, Dr. Sherry Rizk mengatakan, ada beberapa aturan yang bisa dilakukan untuk melewati masa transisi yang baik dari berpuasa ke kebiasaan normal.
1. Pemulihan metabolisme
Selama bulan Ramadhan, beberapa orang bertambah berat badan dan mengalami metabolisme yang lebih lambat. Satu hal yang perlu kita lakukan setelah berpuasa selama sebulan penuh adalah mengembalikan metabolisme seperti semula.
Makan sekali dalam sehari memang buruk untuk metabolisme, sehingga disarankan untuk membuat aturan dengan membagi beberapa waktu makan sepanjang hari. Jauh lebih sehat jika kita mengonsumsi makanan lebih sering, tetapi dengan porsi kecil. Jadi, usahakan mendapat asupan kalori di pagi hari, dan mengonsumsi makanan ringan di malam hari.
Saat sarapan, bisa dengan asupan banyak buah dan protein, serta cobalah untuk membatasi makan di malam hari. Selama Ramadhan, kegiatan makan kita lakukan di malam hari ya Bunda, sehingga mengubah rutinitas tersebut sangat penting demi kesehatan yang optimal.
Selain itu, perlu juga meningkatkan konsumsi makanan bergizi, seperti sayuran dan salad. Dengan mengonsumsi buah dan sayuran, maka proses menurunkan berat badan bagi yang sedang diet akan lebih cepat. Apalagi, dua jenis makanan tersebut sangat bagus untuk detoksifikasi.
2. Berolahraga
Menurut Dr. Rizk, transisi kembali ke tubuh normal dapat dibantu dengan sedikit olahraga secara teratur. Dia merekomendasikan untuk berolahraga sekitar 30-45 menit setiap pagi.
Olahraga yang dimaksud tidak mesti lari maraton atau yang berat, kok Bunda. Bunda bisa pergi ke gym. Namun bagi yang tidak memiliki waktu dan tidak menyukai olahraga tersebut, bisa diganti dengan berjalan santai atau olahraga lainnya yang dapat dilakukan di rumah seperti yoga dan pilates.
Berolahraga fungsinya tidak hanya untuk membakar kalori ya Bunda, tetapi juga dapat membantu menghilangkan racun dari tubuh, membuat jantung dan paru-paru bekerja dengan baik, serta menguatkan otot.Kendati demikian perlu diingat, kita tidak boleh memaksakan diri. Jadikan olahraga sebagai rutinitas yang dilakukan dengan perlahan. Bunda bahkan bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu pada ahlinya untuk mencari tahu jenis olahraga apa yang cocok.
Ada juga bukti yang mengatakan bahwa olahraga teratur mampu mengurangi keinginan untuk makan. Nah, ini penting bagi kita yang mencoba untuk mendapatkan kembali pola makan normal, seperti sebelum Ramadhan.
3. Atur kembali jadwal tidur
Ramadhan juga dianggap mengganggu jam tidur karena kita harus bangun dini hari untuk sahur. Kurangnya jam tidur dapat meningkatkan rasa lapar dan cemas pada siang harinya.
Namun, sebuah penelitian menunjukkan bahwa hal tersebut juga sangat mempengaruhi metabolisme lho Bunda. Itulah mengapa orang dapat bertambah berat badannya selama Ramadhan.
Karena itu, salah satu upaya yang perlu kita lakukan dalam masa transisi Ramadhan ke kehidupan normal setelah Idul Fitri ialah memiliki gaya hidup teratur dan seimbang dengan porsi yang masuk akal, termasuk bijak dalam mengatur waktu tidur.
Bunda, simak juga jenis makanan yang membuat kulit awet muda dalam video berikut:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mengapa Kita Harus Minta Maaf & Memaafkan, Ini Penjelasan Psikologisnya
Jaga Kesehatan Setelah Sebulan Berpuasa dengan 9 Cara Ini Yuk, Bunda
Awas, Bunda Bakal Alami Ini Jika Makan Berlebihan Saat Lebaran
5 Kebiasaan Makan Keliru Saat Lebaran, Hati-hati Bisa Bikin Bunda Sakit
TERPOPULER
Ciri Orang yang Selalu Merasa Jadi Korban dari Kalimat yang Diucapkan
Deretan Anak Artis Ikut Kejuaraan Taekwondo, Arsya hingga Cipung Unjuk Kebolehan
Rachel Chia Bagikan Potret Bersama Dikta usai Menikah, Pantai Jadi Pilihan Liburan Romantis
IUD untuk Pria Tengah Dikembangkan, Seperti Apa Cara Kerjanya?
Cara Mengetahui Orang yang Sedang Menyembunyikan Sesuatu Menurut Psikolog
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lip Product dalam Kemasan Squeeze Tube yang Praktis Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Air Purifier dengan HEPA Filter, Jaga Kualitas Udara dalam Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Mini Vacuum Cleaner, Ukuran Kecil tapi Daya Isap Kuat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Orang yang Selalu Merasa Jadi Korban dari Kalimat yang Diucapkan
Deretan Anak Artis Ikut Kejuaraan Taekwondo, Arsya hingga Cipung Unjuk Kebolehan
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
Rachel Chia Bagikan Potret Bersama Dikta usai Menikah, Pantai Jadi Pilihan Liburan Romantis
Cara Menerapkan Smart Parenting dengan Memilih Nutrisi Anak yang Tepat Tanpa Ribet
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Satu Wajan All In One? Ini Alasan Frypan Granite German Coating Worth It
-
Beautynesia
Tanpa Disadari, 3 Tanda Orang yang Sudah Tidak Bahagia dengan Hidupnya
-
Female Daily
Tampil Beda dengan Smokey Eye, Syifa Hadju Curi Perhatian di Coach Spring 2027!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Adu Gaya Syifa Hadju-Yasmin Napper Eksis di Fashion Show Coach, New York
-
Mommies Daily
5 Cara Ajak Anak Membantu Pekerjaan Rumah Tanpa Marah-Marah, Beres-Beres Bebas Stres