sign up SIGN UP search


moms-life

Marak Perempuan Jadi Korban Kekerasan Seksual, Ini Cara Lapor Tanpa Takut

Annisa A Sabtu, 12 Jun 2021 08:05 WIB
MARAKNYA PELECEHAN SEKSUAL PADA PEREMPUAN
woman raised her hand for dissuade, campaign stop violence against women. Asian woman raised her hand for dissuade with copy space, black and white color caption

Belum lama ini, dunia maya dihebohkan dengan kisah wanita yang diduga mendapat pelecehan seksual oleh pembawa acara sekaligus mantan penyiar radio, Gofar Hilman.

Wanita itu mengaku telah menerima perlakuan tidak menyenangkan di ranah publik dan membuatnya trauma hingga sekarang. Alhasil, kata 'Gofar' telah menjadi trending Twitter.

Selain itu, istilah 'turun mesin' yang diduga dilontarkan oleh Aa Gym kepada Teh Ninih juga menuai kontroversi publik. Warganet merasa istilah tersebut sangat jahat dan tidak pantas diucapkan kepada perempuan.

Menurut Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani, 'turun mesin' bersifat peyoratif alias merendahkan atau mencemooh ketika dikaitkan pada perempuan yang telah melahirkan.

Penggunaan ejekan dan atau makian adalah bagian dari kekerasan psikis dan berpotensi mendapatkan hukuman pidana. Hal tersebut tertuang dalam UU Penghapusan Kekerasan di Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT, No. 23 Tahun 2004).

"Istilah ini rekat dengan cara pandang yang seksis, yaitu merendahkan berdasar jenis kelamin. Juga, cara pandang yang menempatkan perempuan sebagai objek seks, termasuk imagi pada keperawanan dan elastisitas alat kelamin perempuan, yang dikaitkan dengan kepuasan pihak laki-laki saat berhubungan seksual," tutur Andy Yentriyani.


(anm/muf)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!