parenting

Cara Krisdayanti Berikan Angpao Lebaran untuk Kedua Anaknya

Annisa Karnesyia Selasa, 04 Jun 2019 22:11 WIB
Cara Krisdayanti Berikan Angpao Lebaran untuk Kedua Anaknya
Jakarta - Bulan Ramadhan tahun ini terasa berbeda bagi Krisdayanti. Wanita yang akrab disapa KD ini sangat senang karena kedua anaknya, Ariannha Amora Lemos dan Kellen Alexander Lemos, sudah mulai berpuasa.

Diakui pelantun lagu Menghitung Hari itu, kedua anaknya sudah mengerti tentang ibadah puasa. Dirinya bahkan tidak kesulitan mengajarkan arti disiplin dalam berpuasa.

"Saya tidak kesulitan untuk mengawal Amora dan Kellen berpuasa. Ini tahun pertama mereka berpuasa. Amora dan Kellen, alhamdulillah tahun ini sama sekali benar-benar seperti menanamkan rasa disiplin sendiri dalam dirinya," kata KD, dikutip dari detikcom.


Kedua anaknya itu bahkan malu untuk berbuka puasa dulu jika tidak kuat, Bun. Nah, untuk usaha dan disiplin itu, KD menjanjikan hadiah atau reward pada Amora dan Kellen.

"Saya setiap hari kumpulin reward buat anak-anak. Ya, namanya anak-anak, pasti harus dikasih seperti reward," ujar KD.

Hadiah itu rencananya akan diberikan KD saat Hari Raya Idul Fitri nanti, Bun. Ia dan sang suami, Raul Lemos, juga sudah merencanakan untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga di Jakarta.

Cara Krisdayanti berikan angpao Lebaran untuk kedua anaknya/Cara Krisdayanti berikan angpao Lebaran untuk kedua anaknya/ Foto: Instagram

Terkait reward untuk anak yang berpuasa, psikolog anak dan remaja dari RaQQi Human Development and Learning Centre, Ratih Zulhaqqi mengatakan, reward atau hadiah boleh saja diberikan. Alasannya, dalam membentuk perilaku, kita perlu mengapreasiasi pencapaian anak.

"Tapi, enggak disarankan memberi reward dalam bentuk uang, itu the last choice, kalau udah enggak ada pilihan reward," kata Ratih.

Jadi, baiknya anak diberikan reward apa ya, Bun? Kata psikolog anak, remaja, dan keluarga dari Tiga Generasi, Samanta Ananta, reward itu kebijakan orang tua masing-masing. Tapi sebaiknya, anak enggak dipaksa untuk berlatih puasa, apalagi sampai dikasih iming-iming.

"Reward yang tepat adalah afirmasi positif dari orang tua bahwa anak telah mampu mengikuti sahur bersama, sebab untuk anak-anak terasa sulit lho bangun pagi hari untuk sahur. Di tahapan berikutnya, jika dia mampu berpuasa setengah hari, berikan pujian terhadap perilakunya yang dapat menahan lapar, haus, marah, dan sedih, selama setengah hari," kata Samanta.

Nah, kalau anak sudah puasa penuh, Bunda bisa berikan afirmasi positif tentang perilakunya selama menjalankan puasa. Jangan lupa, ajak anak ngobrol seputar hambatan-hambatan puasa ya.

[Gambas:Video 20detik]



(ank/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi