parenting

4 Cara Menyikat Gigi Bayi Tanpa Membuatnya Menangis

Ratih Wulan Pinandu Jumat, 06 Sep 2019 10:35 WIB
4 Cara Menyikat Gigi Bayi Tanpa Membuatnya Menangis
Jakarta - Perawatan gigi pada bayi sering diabadikan para Bunda. Padahal merawat gigi bayi perlu dilakukan sejak tumbuh pertama kali.

Hal itu dapat mencegah gigi bayi jadi rusak akibat sisa susu di dalam mulutnya. Menyikat gigi bayi juga akan membuat Bunda paham kapan periode anak tumbuh gigi nih.

Melansir buku Anti Panik Mengasuh Bayi 0-3 Tahun, disebutkan bahwa bayi akan tumbuh gigi setiap empat bulan sekali sejak gigi pertamanya muncul. Gigi bayi akan tumbuh empat buah setiap satu periode.


Misalnya nih, Bun, gigi pertama muncul pada usia 7 bulan, maka pada usia 11 bulan dia akan memiliki 4 gigi. Lalu, pada usia 15 bulan bayi akan memiliki 8 gigi, dan begitu seterusnya.

Saat bayi tumbuh gigi, Bunda harus lebih sabar dibanding biasanya. Nyeri pada gusi akan membuat bayi rewel dan mogok makan.

4 Cara Menyikat Gigi Bayi Tanpa Membuatnya MenangisMerawat gigi bayi/ Foto: iStock

"Bayi yang tumbuh gigi cenderung lebih sering menangis, mereka tidak banyak makan, dan pola tidur mereka akan berubah," jelas dokter gigi anak, Jonathan Shenkin, DDS, MPH.

"Bunda juga akan melihat gusinya bengkak dan meneteskan air liur sebagai tanda sedang tumbuh gigi," imbuhnya, dikutip dari Parents.

Membuat bayi mau disikat giginya memang hal yang susah-susah gampang dilakukan, Bun. Agar membuat mereka tetap nyaman, sebaiknya perhatikan bentuk sikat sesuai usia bayi.

Buat suasana mandi jadi menyenangkan agar mereka tidak merasa aktivitas sikat gigi jadi menakutkan. Misalnya dengan memberikan mainan atau benda-benda aman untuk mereka mainkan. Bunda bisa juga sambil menyanyikan lagu dan mengungkapkan rasa sayang ke anak.

Pada bayi di bawah satu tahun, gunakan sikat gigi karet lembut. Sikat ini juga berfungsi untuk membersihkan bagian lidahnya. Sehingga, napas bayi tetap fresh, Bun.

4 Cara Menyikat Gigi Bayi Tanpa Membuatnya MenangisCara menyikat gigi bayi dengan cara menyenangkan/ Foto: Thinkstock

Saat mereka sudah berusia 12 bulan ke atas, Bunda bisa mengganti sikat gigi berbahan bulu halus. Pilih bentuknya yang sangat kecil. Sedangkan di atas usia 2 tahun, baru ganti dengan sikat gigi balita.

Melansir dari Rising Children, untuk mencegah kerusakan gigi bayi, pastikan untuk tidak terlalu banyak memberikan makanan dan minuman yang mengandung gula. Hal penting lainnya, usahakan agar tidak membuat bayi tidur dalam posisi minum susu dari botol.

Bunda juga sebaiknya telaten menyikat gigi mereka dua kali sehari. Jika bayi tidak suka ada sikat gigi di dalam mulutnya, gunakan kain kasa untuk membersihkan bagian depan dan belakang masing-masing giginya.

Banyak Bunda yang mengeluh sulit menyikat gigi bayinya. Nah, simak yuk beberapa saran di bawah ini agar lebih mudah merawat gigi bayi.

1. Posisikan bayi menghadap Bunda, agar lebih gampang melihat mulutnya. Hal itu juga akan membuat bayi merasa aman. Bunda bisa duduk di tempat tidur atau lantai, dan baringkan bayi sampai kepala mereka ada di pangkuan Bunda.

2. Rapatkan dagu bayi ke tangan Bunda. Sedangkan posisi kepalanya bersandar di tubuh Bunda.


3. Buka bibir bayi dan angkat ke atas untuk membersihkan giginya. Putar sikat dengan gerakan melingkar lembut secara berulang-ulang.

4. Pastikan Bunda menyikat bagian depan dan belakang setiap gigi, dan juga garis gusi.

Semoga membantu ya, Bun!

Simak juga nih informasi seputar pertumbuhan gigi anak, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(rap/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi