sign up SIGN UP search


parenting

Bunda, Hindari 5 Hal Ini Saat Anak Masih Sering Mengompol

Asri Ediyati Minggu, 30 Aug 2020 17:29 WIB
Asian boy sleeping in bed in the morning while mother sitting in background caption
Jakarta -

Jika anak Bunda masih mengompol, sebaiknya tahan dahulu keinginan untuk marah. Ya, meskipun Bunda cukup lelah karena sudah melewati berbagai cara potty training dan membuat anak mandiri ke kamar mandi.

Menurut Amita Shroff, MD., satu dari lima anak mengompol di malam hari. Ini juga disebut enuresis nokturnal, yang sering disalahpahami dengan mengompol.

Dilansir WebMD, Shroff mengatakan, cara Bunda sebagai orang tua, menangani anak mengompol dapat berpengaruh besar pada seberapa sukses anak dalam menjaga kesehatan.


Untuk itu, hindari beberapa hal yang bisa menyakiti hati dan tidak memotivasi anak untuk bisa kembali normal. Berikut lima hal yang perlu dihindari orang tua saat anak masih sering mengompol:

1. Membangunkan anak di tengah malam untuk ke kamar mandi

Menurut dr.Michael Mol, orang tua biasanya membangunkan anak di tengah malam dan mendorong mereka untuk menggunakan kamar mandi sebagai upaya mencegah mengompol. Ini sering disebut sebagai strategi.

Namun kenyataannya, menurut Mol, hal ini tidak akan meningkatkan kontrol kandung kemih anak dan dapat membuatnya frustrasi.

"Jika anak Anda berusia di atas lima tahun, itu juga dapat menyebabkan dia merasa bahwa dia hanya memiliki sedikit kendali atas situasinya," jelas Mol dikutip dari Living and Loving.

2. Menghukum anak

Menurut Mol hindari menghukum anak yang mengompol. Dihukum karena sesuatu yang tidak bisa anak lakukan hanya akan menyebabkan penurunan harga diri dan peningkatan stres, Bunda.

3. Membatasi minum air sebelum tidur

Membatasi minum air itu tidak baik karena bisa sebabkan anak kekurangan cairan. Yang disarankan adalah membatasi asupan minuman manis atau berkafein pada anak.

happy kid girl waking up in the morning in her bedroom with dog in bedBunda, Hindari 5 Hal Ini Saat Anak Masih Sering Mengompol/ Foto: iStock

4. Berpikir bahwa anak tidak dilatih potty training dengan benar

Jika anak mengompol, bukan berarti dia tidak dilatih potty training dengan benar. Kontrol urin di siang hari sangat berbeda dari apa yang terjadi saat anak tidur. Menurut Mol, dalam banyak kasus, itu akan pulih sendiri pada waktunya dan tidak perlu dikhawatirkan.

5. Membandingkan dengan saudara kandung

Terkadang, kakaknya atau adiknya sudah tidak mengompol kemudian dibandingkan. Jelas, ini membuat anak merasa malu, cemburu. Mol menyarankan untuk jangan bandingkan saudara kandung.

Yang perlu diingat, mengompol tidak terkait dengan cara orang tua membesarkan anak mereka dan yang lebih penting, itu bukan kesalahan anak. Anak-anak tidak sadar saat mengompol, yang berarti mereka secara alami tidak sadar dan tidak mengontrol kandung kemih mereka saat ini, Bunda.

Hal terbaik yang dapat dilakukan orang tua untuk anak yang sering mengompol adalah dengan tidak membuat kesepakatan yang terlalu besar saat itu terjadi dan membawanya ke dokter jika gejala masih berlanjut.

Simak juga asupanĀ alami peningkatĀ imunitas di era new normal melalui video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi