HaiBunda

PARENTING

6 Manfaat Cerita Rakyat, Termasuk Menguatkan Ikatan Bunda & Si Kecil

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Minggu, 02 Jan 2022 09:27 WIB
Ilustrasi membaca cerita rakyat/Foto: Getty Images/iStockphoto/globalmoments
Jakarta -

Siapa bilang mendidik anak adalah hal mudah? Sebagai seorang Bunda tentu merasakan betul bagaimana rasanya membentuk kepribadian anak dengan baik.

Salah satu cara yang disarankan oleh para pakar adalah dengan melalui cerita, Bun. Kita coba yuk dengan menggunakan cerita rakyat yang ternyata menyimpan banyak manfaat kala dituturkan pada Si Kecil.

Seperti Bunda tahu bahwa cerita rakyat memiliki nilai-nilai moral yang dapat membimbing Si Kecil dalam menjalani hidupnya. Adapun manfaat besar dari memperkenalkan cerita rakyat adalah sebagai berikut:


Foto: HaiBunda/Mia
  1. Mengajarkan anak untuk pantang menyerah.
  2. Mengajarkan anak untuk menghargai budaya.
  3. Membantu meningkatkan daya imajinasi anak.
  4. Mampu meningkatkan cara berpikir kritis.
  5. Dapat memberikan berbagai pelajaran moral.
  6. Membuat anak menghormati orang tua dan bisa menjadi lebih dekat dengan Bunda saat proses penceritaan.

Seperti Bunda lihat bahwa poin dua (2) di atas menyebut mengenai perkenalan budaya. Nah, Bubun punya nih beberapa rekomendasi cerita rakyat yang bisa Bunda ceritakan pada Si Kecil:

1. Sangkuriang

Sangkuriang yang berasal dari cerita rakyat suku Sunda ini sudah diceritakan secara turun-temurun hingga terkenal sampai sekarang. Kisah Sangkuriang menjadi salah usul terbentuknya Gunung Tangkuban Perahu. Pesan yang moralnya adalah berbuat baik, tidak sombong, dan dapat menahan hawa nafsu.

2. Timun Mas

Cerita ini berasal dari Jawa Tengah. Seorang gadis cantik yang berasal dari buah timun berwarna emas milik Mbok Drini yang adalah seorang janda tua. Timun Mas tumbuh dengan pribadi yang baik di bawah asuhan Si Mbok.

Namun, jika sudah tumbuh besar Timun Mas akan dijadikan santapan oleh raksasa. Timun Mas melarikan diri dengan beberapa alat bantuan dari Si Mbok dan berhasil selamat. Pesan yang terkandung adalah usaha serta kerja keras mampu mengalahkan semua rintangan dan cobaan yang diberikan dan berujung baik.

3. Malin Kundang

Cerita ini berasal dari Sumatera Barat yang mengisahkan tentang seorang anak laki-laki yang durhaka terhadap ibunya. Si Malin kemudian dikutuk menjadi batu. Pesan yang disampaikan adalah hormati orang tua dan jangan durhaka terutama kepada Ibunda.

4. Lutung Kasarung

Cerita rakyat dari Jawa Barat ini mengisahkan tentang seorang putri bernama Purbasari dan Lutung Kasarung yang saling tolong menolong. Di mana Lutung Kasarung adalah jelmaan dari pemuda tampan yang dikutuk menjadi monyet. Pesan moralnya adalah dalam menghadapi berbagai cobaan yang ada, tetaplah berbuat baik dan tidak sombong. Kesabaran juga menjadi kunci dalam memberikan hasil yang baik. (PK)

Simak juga video berikut mengenai dongeng musikal di hari anak.

(ziz/ziz)

Simak video di bawah ini, Bun:

Cara Mudah Jelaskan Makna Tahun Baru Islam ke Anak

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri-Ciri Orang yang Suka Mencari Perhatian Tanpa Disadari dalam Kehidupan Sehari-hari

Mom's Life Amira Salsabila

Kisah Rossa Adopsi Anak Perempuan, Yoyo Padi Bersedia Jadi Figur Ayah

Mom's Life Amira Salsabila

Deretan Anak Artis Sekolah PJJ Imbas Erupsi Anak Krakatau

Parenting Annisa Karnesyia

Resep Soto Ayam Bening yang Lezat, Nikmat Disantap Hangat

Mom's Life Amira Salsabila

Momen Bahagia Brisia Jodie dan Jonathan Alden Ungkap Kehamilan Anak Pertama

Kehamilan Amrikh Palupi

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Terpopuler: Zahwa Massaid Kunjungi Rumah Sang Nenek di Belanda

Ciri-Ciri Orang yang Suka Mencari Perhatian Tanpa Disadari dalam Kehidupan Sehari-hari

Deretan Anak Artis Sekolah PJJ Imbas Erupsi Anak Krakatau

Cuti Tahunan Berkurang Jika Karyawan Mangkir, Bolehkah Perusahaan Melakukannya?

Kisah Rossa Adopsi Anak Perempuan, Yoyo Padi Bersedia Jadi Figur Ayah

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK