HaiBunda

PARENTING

3 Cara Orang Tua Mengatasi saat Anak Dibully di Sekolah Menurut Psikolog

Mutiara Putri   |   HaiBunda

Rabu, 11 Oct 2023 21:40 WIB
Ilustrasi Anak Dibully/Foto: iStock
Jakarta -

Bullying atau perundungan merupakan hal yang kerap terjadi pada anak. Lantas, apa yang perlu Bunda lakukan saat anak menjadi korban bully di sekolah?

Perundungan atau bullying biasa diidentifikasikan dengan niat, pengulangan, dan kekuatan. Seorang penindas atau pelaku bullying bermaksud untuk menimbulkan rasa sakit, baik melalui kekerasan fisik maupun kata-kata atau perilaku yang menyakitkan.

Menilik dari situs resmi UNICEF, bullying merupakan suatu pola perilaku dan bukan kejadian yang terisolasi. Anak-anak yang melakukan intimidasi biasanya berasal dari status sosial atau posisi kekuatan yang lebih tinggi. Misalnya anak yang lebih besar, lebih kuat, atau anak yang dianggap populer.


Anak-anak yang paling yang paling rentan ditindas seringkali merupakan anak dari komunitas yang terpinggirkan. Beberapa di antaranya adalah anak dari keluarga miskin, anak dengan identitas gender berbeda, anak-anak penyandang disabilitas, atau anak imigran.

Tidak ada orang tua yang ingin anaknya mengalami penindasan di sekolah. Meski begitu, jika hal ini terjadi, Bunda bisa melakukan beberapa hal untuk mengatasinya.

Cara mengatasi saat anak di-bully

Menurut psikolog anak, remaja, dan keluarga, Sani Budianti, S.Psi, Psi, ada beberapa cara mengatasi anak ketika di-bully di sekolah, Bunda. Kalau penasaran, berikut ini Bubun bantu rangkumkan deretannya:

1. Lihat perubahan pada diri anak

Hal pertama yang harus Bunda dan Ayah lakukan adalah kenali terlebih dahulu perubahan dalam diri anak. Misalnya saja anak menjadi lebih murung, tidak mau berteman, bahkan sering menangis secara tiba-tiba.

"Tentunya orang tua harus melihat dulu perubahan dari perilaku anak, emosi anak, atau situasi hati anak. Bisa dilihat dari pengamatan," tutur Sani pada HaiBunda, belum lama ini.

"Misalnya ketika anak sering murung, tidak mau berteman, ke sekolah dia enggan, mengurung diri di dalam kamar, tidak nafsu makan, sering menangis tiba-tiba, itu juga bentuk deteksi awal korban bullying," sambungnya.

Klik baca halaman berikutnya untuk melihat cara mengatasi anak yang di-bully yang lainnya, ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(mua/fir)
CARA MENGATASI ANAK SAAT DIBULLY

CARA MENGATASI ANAK SAAT DIBULLY

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

Perhatikan Bun, 9 Ciri-ciri Tantrum pada Anak yang Membutuhkan Bantuan Psikolog

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Tak Hanya dari Fisik, Ini 8 Tanda Bayi Sehat yang Perlu Diketahui

Parenting Asri Ediyati

150 Kata-kata Penguat Diri saat Kamu Merasa Tidak Baik-baik Saja

Mom's Life Amira Salsabila

Ternyata Menyusui Bisa Turunkan Risiko Hipertensi pada Bunda, Simak Studinya

Menyusui Indah Ramadhani

Ragam Arti dan Makna Mimpi Hamil, Bisa Jadi Pertanda Baik Bun

Kehamilan Annisa Karnesyia

Ciri Kepribadian Orang Berdasarkan Golongan Darah

Mom's Life Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Kebersamaan Vino G Bastian dan Marsha Timothy Bersama Putri Semata Wayang

Tak Hanya dari Fisik, Ini 8 Tanda Bayi Sehat yang Perlu Diketahui

Ternyata Menyusui Bisa Turunkan Risiko Hipertensi pada Bunda, Simak Studinya

Ragam Arti dan Makna Mimpi Hamil, Bisa Jadi Pertanda Baik Bun

5 Fakta Menarik Kim Jae Won, Pemeran Shin Soon Rok di drakor 'Yumi's Cells 3'

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK