TRENDING
DKI Jakarta PSBB Ketat 11-25 Januari, Ini 9 Poin Pentingnya Bun
Yuni Ayu Amida | HaiBunda
Sabtu, 09 Jan 2021 13:00 WIBBunda pasti sudah mendengar bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak 11 Januari 2021 sampai dengan 25 Januari 2021. Aturan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan, Jangka Waktu, dan Pembatasan Aktivitas Luar Rumah PSBB.
"Saya berharap kepada kita semua untuk sama-sama berikhtiar. PSBB kita akan mulai hari Senin," ujar Anies Baswedan didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Ariza Patria memberikan keterangan mengenai perkembangan situasi pandemi COVID-19 di DKI Jakarta, Sabtu (9/1/2021).
Anies berharap kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta bisa turun serendah-rendahnya. Jika PSBB kali ini berhasil maka tidak perlu diperpanjang, Bunda.
"Tapi bila tidak, kita terpaksa harus memperpanjang supaya benar-benar tuntas," tuturnya.
Anies menjelaskan bahwa berdasarkan data yang dihimpun tanggal 7 Januari 2021, kasus aktif di Jakarta sudah mencapai 17 ribu orang.
"Kasus aktif di Jakarta ini tertinggi dalam masa pandemi Jakarta selama sembilan bulan lebih. Angka 17 ribu ini adalah angka tertinggi yang pernah kita miliki," ungkap Anies.
Kasus aktif adalah jumlah orang yang sudah dites dan hasilnya positif, belum dinyatakan sembuh, baik yang dirawat di fasilitas kesehatan maupun ada di dalam isolasi mandiri. Sementara itu, tingkat kematian akibat COVID-19 di Jakarta adalah 1,7 persen. Kemudian angka secara nasional yakni 2,9 persen.
"Mengapa bisa rendah? Karena aktivitas testing yang tinggi membuat kita bisa mendeteksi kasus awal, sehingga bisa dilakukan tindakan lebih awal," kata Anies.
Namun perlu dicatat juga Bunda bahwa dari data yang ada selama ini memperlihatkan sebanyak 40 persen kasus positif COVID-19 di Jakarta adalah OTG, 30 persen gejala ringan, 20 persen gejala sedang, 3 persen gejala berat, dan 1 persen kritis.
"Bila sekarang mencapai angka 17 ribu, kita harus memikirkan menyiapkan isolasi mandiri, menyiapkan perawatan di rumah sakit. Dan itu bukan hanya ruangan, tapi ini kita berbicara tentang kapasitas tenaga medis," ucapnya.
Kemudian selama bulan Desember 2020, laboratorium di Jakarta juga menemukan 63.742 kasus positif COVID-19. Nah, dari 63 ribu, sebanyak 26 persen adalah warga Bodetabek, sisanya sebesar 74 persen warga Jakarta.
Data juga memperlihatkan bahwa di bulan Desember 2020, dari jumlah pasien dirawat Jakarta sebanyak 72-76 persen warga DKI, 17-18 persen warga Bodetabek, dan 7-10 persen warga luar Jabodetabek.
"Ini menunjukkan bahwa untuk kita bisa mengendalikan pergerakan penularan COVID-19 ini harus ada aktivitas pengendalian bersama. Jakarta punya keterkaitan dengan wilayah sekitarnya," ujar Anies.
Oleh karena itu, Pemprov DKI mendukung keputusan pemerintah pusat melakukan pengetatan dan pengendalian secara integral di wilayah Jabodetabek, dan juga wilayah lain di Jawa dan Bali.
Lalu apa saja yang dibatasi selama PSBB periode 11 hingga 25 Januari ini? Klik halaman selanjutnya untuk melihat sembilan poin pentingnya ya, Bunda.
Simak juga video terkait amankah ngantor di tengah kluster perkantoran terhadap COVID-19 meningkat:
9 Poin Penting PSBB
Halaman Selanjutnya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Jakarta PSBB Transisi Lagi Mulai 12 Oktober, Ini Pesan Anies Baswedan
2 Usaha Ini Diprediksi Banyak Lakukan PHK Saat Jakarta Kembali PSBB
7 Fakta PSBB Ketat Akan Kembali Diterapkan di DKI Jakarta
PSBB Jakarta Resmi Diperpanjang Hingga 22 Mei 2020, Ini Penjelasannya
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Bingung Mix and Match Polo dan Rok Pleated? Ini Formula yang Jarang Gagal
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Viral DIY Pakai Cabai untuk Menumbuhkan Rambut, Dokter Ingatkan Risikonya
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif