sign up SIGN UP search


haibunda-squad

5 Masalah Ibu Bekerja dalam Manajemen ASI Perah, Begini Saran Pakar Laktasi

Muhayati Faridatun Rabu, 28 Oct 2020 15:24 WIB
Penyimpanan ASI perah
Closeup of young woman holding cute little baby in her hands, lulling him in bed. Panorama with free space caption

1. Penyimpanan ASI perah

Perlu Bunda ketahui, ASI perah harus dimasukkan ke chiller (kulkas pendingin) lebih dahulu sebelum dimasukkan ke freezer, agar tidak mengalami perubahan suhu yang drastis dari suhu ruang. Nah, Bunda Icha dari Jakarta menanyakan, idealnya berapa lama ASI perah dimasukkan ke chiller sebelum ke freezer?

Dokter Sarah menjawab, sebenarnya prinsipĀ cara menyimpan ASI perah sama dengan saat mau diberikan ke bayi. Yakni dicairkan dengan cara diturunkan dahulu dari freezer ke chiller, baru dihangatkan.

"Kalau habis pompa, harus dimasukkan ke chiller dahulu selama 6 sampai 12 jam, baru masukkan ke freezer. Tapi kalau ASI perah diberikan untuk esok hari, saya tidak merekomendasikan dimasukkan ke freezer. Kalau penyimpanan lebih bagus dan fresh di chiller. Jadi, dari cooler bag masukkan ke chiller," begitu jawabnya.


Ternyata prinsipnya sama ya, Bunda, hanya tinggal dibalik saja penyimpanannya. Jangan sampai keliru lagi ya.

ASI perah basi
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
Share yuk, Bun!

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!