sign up SIGN UP search


haibunda-squad

5 Masalah Ibu Bekerja dalam Manajemen ASI Perah, Begini Saran Pakar Laktasi

Muhayati Faridatun Rabu, 28 Oct 2020 15:24 WIB
Produksi ASI menurun
Breast milk pump and baby lying on the white bed caption

5. Produksi ASI menurun

Setelah bekerja lagi, tak sedikit ibu menyusui yang mengalami penurunan produksi ASI. Dokter Sarah juga tak menampik, hal ini banyak dikeluhkan ibu menyusui yang bekerja. Seperti dialami Bunda Icha dari Jakarta dan Bunda Mayang asal Bekasi.

Disarankan dokter Sarah, saat ibu bekerja ingin meningkatkan produksi ASI, kuncinya adalah pumping di tempat kerja per 3 jam. Kalau memang sangat menurun, bisa konsultasi ke dokter laktasi, biasanya disarankan pumping per 2 jam untuk menaikkan produksi.

"Jadi kuncinya, konsisten pumping, minum ASI booster, cari oksitosin sendiri yang bikin Bunda happy. Jangan lupa, malam hari sebelum tidur juga pumping. Kalau perlu power pumping untuk menggantikan saat bayi sedang growth spurt atau minum lebih banyak dari biasanya," tuturnya.


Dokter Sarah lalu menjelaskan, power pumping itu misalnya, Bunda pilih tiga hari dalam satu minggu misal Senin, Selasa, dan Rabu. Bunda pilih antara jam 10 - 12 siang untuk pumping selama dua jam.

Caranya, pumping pertama di payudara kanan selama 20 menit, istirahat 10 menit, lalu pumping payudara kiri selama 10 menit, istirahat 10 menit, pumping lagi 10 menit, begitu seterusnya sampai dua jam.

"Ini biasanya bisa menaikkan produksi. Kalau saat tidak power pumping, bisa pumping dini hari jelang Subuh, jadi tetap konsisten," Sarah menambahkan.

Perlu Bunda ingat juga, kalau anak sudah usia 1 tahun atau lebih, wajar saja jika produksi ASI menurun. Dokter Sarah mengatakan, kebutuhan nutrisi anak usia 1 tahun atau lebih 70 persen dari makanan, yakni 3 kali makan besar dan 2 kali snack, serta sekitar 30 persen ASI perah.

"Kalau susu formula yang dibutuhkan sekitar 500 ml sehari, kalau ASI masih menyusu langsung, ASI perah dikasih 300 ml atau 200 ml enggak masalah. Apalagi menjelang usia dua tahun sudah bisa dicoba UHT, atau yang lain, jadi lebih bebas," tuturnya.

Jadi, ibu menyusui yang bekerja enggak perlu khawatir lagi ya. Selamat mencoba tips dokter Sarah dan semoga bermanfaat.

(muf/muf)
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!