HaiBunda

KEHAMILAN

Alasan Posisi Seks Froggy Style Aman Dilakukan Saat Hamil

Muhayati Faridatun   |   HaiBunda

Minggu, 28 Jul 2019 19:01 WIB
Ilustrasi posisi seks saat hamil/ Foto: iStock
Jakarta - Bercinta menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi para bunda yang sedang hamil. Demi menjaga kehamilan, Bunda dan Ayah sebaiknya memilih posisi seks yang paling aman.

Melansir dari Today, hubungan seks selama kehamilan tidak cuma aman bagi sebagian besar pasangan, tapi baik bagi kehamilan. Seks juga diyakini sebagai pereda stres bagi pasangan, terlebih saat kehamilan pertama.

Hubungan seksual selama kehamilan juga sangat efektif menjaga ikatan pasangan. Personal trainer bersertifikat Leah Keller bahkan mengatakan, kehamilan adalah waktu bagi wanita untuk bersenang-senang dalam seksualitas.


"Bagi banyak wanita, termasuk saya sendiri, kehamilan dapat menyebabkan dorongan seks yang meningkat, dan perubahan hormon unik saat hamil dapat menyebabkan puncak hasrat seksual, kesenangan, dan kepuasan," ungkap Keller.

Nah, jika ingin mencapai kepuasan seksual semasa kehamilan, Keller menyarankan Bunda dan Ayah melakukan posisi seks yang aman. Menurut pendiri program Every Mother ini, saat hamil adalah waktunya Bunda mencoba posisi seks selain misionaris. Karena jika Bunda dalam posisi telentang, sirkulasi bisa berkurang.

"Cobalah posisi yang dapat dilakukan tanpa menekan perut, salah satunya Froggy Style," kata Keller.

Ilustrasi posisi seks saat hamil/ Foto: iStock
Ia menjelaskan, pada dasarnya froggy style adalah doggy style, tapi posisi Bunda merangkak dengan lengan. Sehingga, memungkinkan Bunda lebih relaks karena tidak bertumpu pada pergelangan tangan. Lalu, Ayah melakukan penetrasi dengan lembut dari belakang.

"Anda bisa meletakkan bantal di bawah perut untuk tumpuan yang aman," tegas Keller.

Ya, kebanyakan bunda mungkin merasa takut kalau berhubungan seks saat hamil. Sebagian besar khawatir bercinta karena beranggapan akan menyakiti janin dalam kandungan.

Dalam buku Dahsyatnya Hamil Sehat & Normal, dr.Fredrico Patria, Sp.OG, memastikan, kantung ketuban dan otot-otot rahim yang kuat akan melindungi janin dalam kandungan Bunda.

"Lapisan lendir tebal yang menutup leher rahim juga membantu menjaga bayi dari infeksi. Orgasme mungkin dapat menyebabkan kontraksi rahim ringan, namun sifatnya sementara dan tidak berbahaya," ungkapnya.


Bunda, simak juga yuk tips Chikita Meidy cepat hamil usai menikah dan honeymoon, dalam video berikut:

(muf/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Sosok Wang Hong, Peraih Penghargaan Matematika Tertinggi yang Punya Gaya Tak Biasa

Mom's Life Azhar Hanifah

Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027 Ditetapkan, Cek Daftar Tanggal Merah hingga Long Weekend

Mom's Life Tim HaiBunda

Keseruan Geng Mona Ratuliu hingga Meisya Siregar Girls Trip ke Bandung

Mom's Life Amira Salsabila

Sosok Christina Pusporini Messakh, Istri Menkeu Baru Suahasil Nazara yang Gantikan Purbaya

Mom's Life Annisa Karnesyia

Ragam Tarian Tradisional dari Tiap Provinsi di Indonesia untuk Dipelajari Anak Sekolah

Parenting Dilla Atqia Rahmah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Janin Berukuran Kecil saat Lahir Bikin Prestasi Akademiknya Lebih Rendah di Masa Depan, Benarkah?

3 Resep Rendang Jengkol Empuk dan Tidak Bau, Bumbunya Meresap Sempurna

Sosok Wang Hong, Peraih Penghargaan Matematika Tertinggi yang Punya Gaya Tak Biasa

Ragam Tarian Tradisional dari Tiap Provinsi di Indonesia untuk Dipelajari Anak Sekolah

Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027 Ditetapkan, Cek Daftar Tanggal Merah hingga Long Weekend

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK