sign up SIGN UP search


kehamilan

Kenali Penyebab dan 5 Cara Mengatasi Pinggul Kiri Ibu Hamil

Asri Ediyati Minggu, 20 Sep 2020 13:52 WIB
Ilustrasi ibu hamil caption
Jakarta -

Bunda mengalami sakit pinggul kiri saat hamil? Pasti rasanya sangat mengganggu ya, apalagi kondisi kehamilan terkadang membuat seorang ibu mudah lelah. Hemm, apa ya kira-kira penyebabnya?

Ternyata ini tak cuma dialami pada pinggul kiri saja, Bunda. Selama kehamilan, tubuh melepaskan hormon yang memungkinkan jaringan ikat menjadi relaks dan lentur. Nah, akibatnya, persendian dan ligamen di antara tulang panggul akan mulai kendor.

Menurut American Pregnancy Association, ini bukan hal yang merugikan kok. Peningkatan kelenturan tulang-tulang ini sangat penting untuk memungkinkan bayi bergerak melalui tubuh selama persalinan.


Nyeri punggung bawah, serta perubahan postur tubuh dan rahim yang lebih berat juga dapat menyebabkan nyeri di beberapa bagian tubuh. Penyebab lain nyeri di pinggul Bunda karena terjadi peningkatan tekanan pada saraf skiatik. Apa itu?

Dua saraf siatik di tubuh terdapat di area punggung bawah hingga kaki. Saat rahim yang membesar memberi tekanan pada saraf, Bunda dapat mengalami nyeri, mati rasa, atau kesemutan di bokong, pinggul, dan paha. Masalah ini disebut sebagai linu panggul.

Penyebab lain nyeri pinggul selama trimester kedua adalah nyeri ligamen bundar. Nyeri ligamen bundar ditandai dengan nyeri tajam di area perut, pinggul, dan selangkangan. Rasa sakit bisa meningkat dengan gerakan cepat atau perubahan posisi.

Kabar baiknya, saat Bunda mendekati tanggal jatuh tempo, bayi akan mengubah posisinya di dalam rahim. Ini kemungkinan akan mengurangi ketidaknyamanan yang Bunda rasakan.

Apakah ini normal? Linu panggul biasanya normal selama kehamilan, tetapi Bunda tetap harus memberi tahu dokter jika mengalaminya, karena ada penyebab linu panggul lain bisa menjadi pertanda serius.

Bagaimana cara mengatasinya? Menurut Deborah Weatherspoon, Ph.D., R.N., CRNA., profesor keperawatan Walden University, AS, ada beberapa cara untuk mengatasinya. Simak ulasannya berikut ini:

1. Intervensi medis

Jika seorang wanita mengalami nyeri yang terus-menerus atau hebat di pinggulnya selama kehamilan, harus konsultasikan dengan dokternya. Seorang dokter akan memeriksa ibu dan janin untuk memeriksa tanda-tanda persalinan prematur dan kemungkinan komplikasi lainnya.

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin merekomendasikan obat over-the-counter (OTC) untuk membantu mengobati nyeri yang berhubungan dengan pinggul atau area tubuh lainnya. Ibu hamil harus mengikuti petunjuk dokter tentang minum obat dengan tepat.

2. Kompres hangat

Kompres hangat merupakan salah satu cara efektif untuk membantu meredakan nyeri pinggul selama kehamilan. Bisa dilakukan dengan membasahi handuk dengan air hangat.

Sebagai alternatif, Bunda juga dapat membeli kompres pemanas secara online atau di apotek terdekat untuk meletakkannya ke pinggul. Namun perlu diingat, ibu hamil harus menghindari kompres panas langsung ke kulit atau perut.

3. Pelvic belt

Pelvic belt adalah alat pendukung yang dapat digunakan wanita untuk membantu menopang pinggul mereka selama kehamilan. Menurut sebuah penelitian, mengenakan pelvic belt memiliki efek positif pada tubuh selama kehamilan dan dapat membantu mengobati nyeri pinggul. Bunda mungkin perlu mencari di internet atau di toko khusus kehamilan untuk menemukan pelvic belt ini.

4. Perbaiki posisi tidur

Jika Bunda tidur miring saat hamil, Bunda perlu meletakkan bantal di antara kedua kaki. Pakailah bantal khusus seperti guling ibu hamil. Meskipun bantal biasa bisa menopang tubuh, guling ibu hamil biasanya berukuran sepanjang tubuh.

5. Olahraga

Olahraga ibu hamil dapat mencakup berjalan kaki, berenang, yoga, dan aktivitas ringan hingga sedang lainnya. Salah satu manfaat utama olahraga adalah membantu mencegah penambahan berat badan ekstra, yang memberi tekanan tambahan pada pinggul.

Yoga, terutama kelas yoga prenatal, mungkin merupakan pilihan yang baik untuk wanita hamil. Beberapa pose yoga membantu meregangkan pinggul dan area tubuh lainnya yang mungkin sakit akibat nyeri saat hamil.

Semoga informasi mengenai penyebab pinggul sakit selama kehamilan, bisa membantu Bunda menentukan cara mengatasi yang paling tepat ya. Tidak usah khawatir berlebihan karena nyeri pinggul dan nyeri panggul adalah hal yang normal pada ibu hamil.

Simak juga penyebab kaki dan tangan ibu hamil bengkak:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi