
kehamilan
Terbukti Ilmiah, Minuman Bersoda Kurangi Kesuburan Baik Pria Maupun Wanita
HaiBunda
Senin, 23 May 2022 07:00 WIB

Jakarta - Untuk pasangan suami istri yang tengah menjalani program hamil, biasanya akan disarankan menghentikan konsumsi soda. Pasalnya, minuman bersoda terbukti menurunkan tingkat kesuburan.
Bukan mitos Bunda, hal tersebut merupakan hasil penelitian yang tercantum dalam jurnal Epidemiology. Dijelaskan, minum satu atau lebih minuman manis seperti soda setiap harinya berhubungan dengan berkurangnya kesuburan, baik itu pada pria maupun wanita.
"Kami menemukan asosiasi positif,” kata penulis studi utama Elizabeth Hatch, yang merupakan profesor epidemiologi. Asosiasi positif yang dimaksud itu adalah antara asupan minuman manis dan berkurangnya kesuburan.
Kesimpulan itu didapatkan setelah mengaitkannya dengan banyak faktor lainnya, termasuk obesitas, asupan kafein, alkohol , merokok, dan kualitas diet secara keseluruhan.
"Pasangan yang merencanakan kehamilan mungkin perlu mempertimbangkan membatasi konsumsi minuman ini, terutama karena mereka juga terkait dengan efek kesehatan yang merugikan lainnya," kata Hatch.
Dilansir Medical News Today, minuman soda juga terkait dengan menstruasi awal dan kualitas semen yang buruk. Namun, beberapa penelitian menyelidiki efek langsung dari minuman soda terhadap kesuburan.
Untuk menyelidiki lebih lanjut hubungan antara minum soda dan infertilitas, para peneliti dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Universitas Boston di Massachusetts mensurvei 3.828 wanita, semuanya berusia antara 21 dan 45 dan 1.045 pasangan prianya.
Dari survei itu, tim mengumpulkan data riwayat medis peserta, faktor gaya hidup, dan diet. Peserta wanita juga mengisi kuesioner perkembangan setiap 2 bulan sampai mereka hamil atau dalam 12 bulan berakhir.
Setelah mengevaluasi data peserta penelitian, para peneliti mengungkapkan minum soda berhubungan dengan berkurangnya rata-rata probabilitas bulanan konsepsi pria dan wanita sebanyak 20 persen.
Wanita yang minum setidaknya satu soda per hari menunjukkan probabilitas konsepsi bulanan 25 persen lebih rendah, sedangkan pria yang minum setidaknya satu soda per hari memiliki probabilitas 33 persen lebih rendah untuk berhasil hamil dengan pasangannya.
![]() |
Efek samping minuman soda ini tidak hanya terbatas pada konsepsi alami tetapi juga berimplikasi jika Bunda ingin menggunakan mengejar perawatan kesuburan seperti IUI & IVF.
Meski minuman soda berhubungan dengan kesuburan, para peneliti tidak menemukan hubungan yang kuat antara infertilitas dan minum jus buah atau soda diet.
Untuk lebih jelasnya yuk simak penjelasan bagaimana minuman bersoda memengaruhi kesuburan di halaman selanjutnya, Bunda.
Saksikan juga yuk video tentang 4 manfaat buah kiwi untuk program hamil:
EFEK MINUMAN SODA UNTUK KESUBURAN DAN KESEHATAN TUBUH
Terbukti Ilmiah, Minuman Bersoda Kurangi Kesuburan Baik Pria Maupun Wanita/Foto: iStock
Soda dan infertilitas
Seperti dikutip Tribune India, sebuah penelitian menemukan konsumsi minuman soda secara berlebihan berhubungan dengan infertilitas pada pria dan wanita.
Pria yang mengonsumsi minuman soda secara teratur berisiko empat kali lipat menurunkan jumlah sperma, motilitas, dan parameter lain yang memengaruhi kesuburan.
Selain itu, soda dapat mengubah pH tubuh sehingga memengaruhi kesuburan. Aspartame yang digunakan dalam sebagian besar minuman ringan, dapat mengubah fungsi kelenjar endokrin dan menyebabkan ketidakseimbangan hormonal.
Kelebihan konsumsi soda juga dapat mengakibatkan kematian banyak sperma dan ovum. Selain itu, sebagian besar minuman ringan kaya akan kafein yang mengurangi pendarahan menstruasi karena merupakan vasokonstriktor. Karena itu, konsumsi berlebih minuman bersoda dapat menyebabkan infertilitas pada pria maupun wanita.
Efek soda untuk kesehatan
Ada berbagai cara minuman bersoda bisa mempengaruhi kesuburan. Tingginya kadar gula dalam minuman soda ini bisa menaikkan berat badan hingga obesitas. Ini sangat buruk untuk kesuburan.
Tak hanya itu, asupan minuman soda dapat menyebabkan subfertilitas dengan meningkatnya risiko resistensi insulin, sindrom metabolik, penambahan berat badan, gangguan glukosa, yang dapat mempengaruhi ovulasi dan risiko sindrom ovarium polikistik.
Kandungan bahan kimia seperti aditif, pengawet dan pewarna dalam minuman soda juga buruk untuk kesuburan, Bunda. Dengan mengonsumsi minuman soda berlebihan, kadar gula darah meningkat dan ini rawan menyebabkan diabetes tipe-2. Ini tidak hanya buruk untuk kesuburan tetapi juga dapat mengakibatkan komplikasi selama kehamilan.
Selain itu, soda sangat adiktif dan memiliki efek kesehatan negatif lainnya pada kesehatan usus, kekuatan tulang, dan berbagai organ tubuh.
Jika Bunda berencana untuk hamil, mulailah mengurangi asupan minuman soda. Dan beralih dengan memperbanyak makanan bernutrisi, termasuk lebih banyak telur, sayuran berdaun hijau.
Ubah gaya hidup dengan olahraga teratur, mempertahankan berat badan yang sehat, berhenti merokok, serta mengurangi asupan alkohol.
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT

Kehamilan
Menunda Kehamilan Bisa Kurangi Kesuburan, Benarkah?

Kehamilan
15 Makanan Program Hamil untuk Suami, Bagus untuk Kesuburan & Bikin Cepat Hamil

Kehamilan
Ingin Lakukan Program Hamil Tanpa Ke Dokter? Coba Konsumsi 7 Sayuran Ini

Kehamilan
Bunda dan Ayah Sedang Promil? Hindari Sementara 5 Makanan Ini Ya

Kehamilan
Buah Zuriat Tingkatkan Kesuburan agar Cepat Hamil, Mitos atau Fakta?


5 Foto
Kehamilan
5 Gambar Test Pack Positif Hamil, Tak Selalu Muncul Dua Garis Lho
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda