sign up SIGN UP search


menyusui

5 Cara Cegah ASI Perah Bau Tengik & Berubah Warna Akibat Enzim Lipase Tinggi

Annisa Karnesyia   |   Haibunda Jumat, 04 Dec 2020 09:05 WIB
Cara Cegah ASI Perah Bau Tengik & Berubah Warna Akibat Enzim Lipase Tinggi
ASI Perah caption

2. Perhatikan waktu

Untuk menghilangkan bau tengik pada ASI perah, kita bisa mencatat jam atau hari di kantong ASI. Umumnya perubahan rasa terjadi dalam waktu 23 sampai 24 jam atau dapat memakan waktu beberapa hari.

Untuk mengetahui perubahan ASI, Bunda bisa menggunakan metode trial dan error. Kita perlu melihat kapan bayi mulai menolak ASI yang disimpan dan menyesuaikan durasi penyimpanannya.

Cara ini bisa digunakan pada ASI yang disimpan dengan cepat. Pada ASI yang disimpan dalam jangka waktu lama, perlu untuk mengetahui dengan tepat berapa hari yang dibutuhkan untuk mengubah rasa dan baunya. Jangan lelah untuk terus memeriksa ASI yang disimpan dan mencatat perubahanya ya, Bunda.


3. Sesuaikan tekanan dan kecepatan memerah ASI

Menyesuaikan tekanan dan kecepatan memerah payudara terkadang bisa memengaruhi bau dan rasa ASI. Tekanan dan kecepatan ke tigkat yang lebih rendah umumnya membantu meningkatkan rasa dan bau ASI perah.

Sebelum memerah susu dengan pumping tools, sebaiknya Bunda pahami cara kerjanya ya. Ikuti pedoman pengoperasian pompa ASI dengan baik dan sesuaikan tekanan jika diperlukan.

4. Mencampur ASI perah dengan makanan lain

Bunda bisa mencampur ASI perah yang sudah disimpan dengan makanan lain jika bayi sudah mengonsumsi makanan padat. Mencampur susu dengan makanan bisa menutupi bau tengik ASI.

Rasa susu dengan enzim lipase tinggi bisa ditutupi rasa makanan dan mengecoh bayi yang mengonsumsinya. Beberapa makanan yang bisa dicampur di antaranya adalah sereal bayi atau smoothie.

5. Menghangatkan ASI perah

Salah satu cara menghilangkan bau tengik pada ASI yang tinggi enzim lipase adalah menghangatkannya dengan teknik scalding. Teknik scalding adalah menghangatkan ASI dengan dipanaskan sampai terbentuk gelembung-gelembung tetapi tidak mendidih.

Bunda perlu tahu, merebus ASI perah sampai dengan suhu panas bisa merusak nutrisinya. Teknik scalding bisa dilakukan pada ASI yang baru diperah, lalu didinginkan dalam suhu kamar dan disimpan di tempat penyimpanan.

(ank/rap)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!