HaiBunda

PARENTING

Efek Bayi 14 Bulan Minum Kopi Seperti yang Terjadi di Sulbar

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 17 Sep 2019 15:33 WIB
Ilustrasi bayi dan kopi/ Foto: iStock
Jakarta - Bayi 14 bulan di Polewali Mandar, Sulawesi Barat terpaksa mengonsumsi kopi sebagai pengganti susu sehari-hari. Penyebabnya, orang tua si bayi tak mampu beli susu.

Menurut pengakuan sang ibu, bayi tersebut pernah diberi susu, sejak lahir sampai usia 5 bulan. Namun, sejak usia 6 bulan, sang bayi mulai diberi opi. Bayi malang tersebut bisa mengonsumsi kopi lebih dari satu kali sehari. Bila tidak diberi, dia akan menangis layaknya anak minta diberi susu.

"Biasa empat kali (sehari), kalau tidak diberi menangis," kata sang ibu, dikutip dari 20detik.


Faktor ekonomi menjadi pemicu ibu bayi menghentikan pemberian susu. Sehari-hari orang tua bayi tersebut bekerja sebagai pengupas kelapa yang berpenghasilan Rp12 ribu sampai Rp20 ribu per hari.

"Tidak ada uang," ujar si ibu saat ditanya alasan berhenti memberi susu ke anaknya.

Pemberian kopi pada bayi dalam jangka waktu berulang tidak baik untuk kesehatan, Bun. Dalam sebuah studi, kandungan kafein dalam kopi bisa berdampak buruk pada kesehatan anak saat tumbuh dewasa, termasuk berpotensi mengganggu perkembangan anak.

"Jelas sekali bayi berisiko mengalami gangguan kesehatan karena konsumsi kafein. Sebab, masa tubuh bayi masih rendah dan belum bisa memproses kafein dalam tubuh," ungkap perawat senior Chaunie Brusie, RN, mengutip Very Well Family.

Bayi minum kopi/ Foto: Bayi di Polman diberi kopi karena Ortu tak mampu beli susu (Abdy-detik)

Studi lain menemukan bayi berusia 2 tahun yang minum kopi atau teh di antara jam makan, bisa tiga kali berisiko mengalami obesitas saat memasuki usia sekolah. Bila kopi mengandung kafein dengan dosis tinggi, bisa menyebabkan gagal jantung dan kejang yang berdampak pada kematian.

Sampai sekarang ilmuwan belum tahu pasti efek kopi pada bayi. Namun, segelas kopi yang berkafein bisa menyebabkan anak aktif. Sedangkan menurut dokter spesialis anak, dr.Meta Hanindita, SpA, bayi mengonsumsi kopi bisa menyebabkan kekurangan nutrisi. Sebab dapat menghambat penyerapan zat besi.

"Kopi juga menghambat penyerapan zat besi dan bisa menyebabkan gagal tumbuh bahkan gizi buruk," jelas Meta, dilansir detikcom.

Memberikan susu pada anak tentu lebih banyak manfaatnya, Bun. Simak penjelasannya di video berikut:

(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK