sign up SIGN UP search
Ilustrasi Kandidiasis

Bundapedia

Kandidiasis

  |   Haibunda

Candidiasis atau kandidiasis adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur yang berlebihan di dalam tubuh. Bakteri sehat membantu menyeimbangkan jumlah ragi dan gangguan keseimbangan ini menyebabkan infeksi.

Obat antijamur dapat mengobati kandidiasis dan membersihkan infeksi dalam kurun waktu antara dua hari hingga dua minggu, tergantung tingkat keparahannya.

Apa itu kandidiasis?

Kandidiasis adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari sejenis ragi yang hidup di tubuh, yang disebut Candida albicans. Infeksi kandidiasis sering muncul di kulit, vagina, atau mulut, tempat Candida secara alami hidup dalam jumlah kecil. Bakteri sehat di tubuh mencegah pertumbuhan jamur yang berlebihan. 


Bayangkan Bunda memiliki timbangan dua lengan dengan bakteri sehat di satu sisi dan ragi di sisi lainnya. Timbangan tetap seimbang sampai terjadi gangguan akibat stres, pola makan yang buruk, sistem kekebalan tubuh yang lemah, atau kondisi medis yang tidak terkontrol. Ketika sesuatu mengganggu timbangan, infeksi kandidiasis terjadi.

Jenis kandidiasis

Karena jamur secara alami hidup di tubuh, ada berbagai jenis kandidiasis berdasarkan lokasi infeksinya. Menurut Cleveland Clinic, jenis candidiasis diantaranya adalah:

Kandidiasis vagina (vaginitis): Infeksi umum yang menyebabkan rasa terbakar, gatal, kemerahan, dan keluarnya cairan dari vagina.

Kandidiasis kulit: Infeksi pada kulit yang menimbulkan bercak merah dengan benjolan kecil yang gatal yang terbentuk di lipatan kulit, seperti di ketiak, di bawah payudara, dan di dekat bokong (ruam popok) atau selangkangan.

Kandidiasis oral (sariawan): Infeksi yang menyebabkan luka putih di mulut, tenggorokan, kerongkongan, atau lidah.

Candida granuloma: Infeksi kronis yang parah yang menargetkan kulit, kulit kepala, mulut, atau kuku.

Kandidiasis invasif (kandidiasis sistemik): Infeksi serius yang terjadi di seluruh tubuh, seringkali di aliran darah atau di lapisan membran jantung atau tengkorak, sebagai akibat dari defisiensi imun.

Kandidiasis dapat menyerang siapa saja karena jamur secara alami hidup di dalam tubuh dan mudah mengganggu keseimbangan ragi dan bakteri sehat. Kandidiasis dapat menyerang orang sehat dan mereka yang mengalami gangguan kekebalan. Kandidiasis paling sering mempengaruhi:

  • Penderita diabetes
  • Ibu hamil
  • Bayi dan balita 
  • Orang yang memakai gigi palsu
  • Individu yang dirawat di rumah sakit
  • Pengguna kateter

Kandidiasis adalah kondisi umum. Jenis kandidiasis yang paling sering adalah infeksi jamur vagina, yang menyerang sekitar 75 persen wanita setidaknya sekali seumur hidup. Meskipun jarang, kasus kandidiasis invasif yang serius memengaruhi hampir 25.000 orang di AS setiap tahun.

Pengaruh kandidiasis pada tubuh 

Kandidiasis menyebabkan rasa tidak nyaman, gatal, dan iritasi hingga diobati, tetapi bukan ancaman besar bagi kesehatan secara keseluruhan. Seperti infeksi lain yang mungkin didapatkan dari cedera, sebaiknya kandidiasis segera diobati untuk meringankan gejala. Jika kandidiasis tidak diobati, infeksi parah dapat menyebar ke bagian lain, termasuk darah, jantung, dan otak.

Gejala kandidiasis

Gejala kandidiasis bervariasi tergantung pada lokasi infeksi. Gejala kandidiasis meliputi:

  • Bercak merah pada kulit (ruam) dengan benjolan kecil (pustula)
  • Gatal
  • Sensasi terbakar
  • Keputihan (putih atau kuning)
  • Bercak putih atau luka di mulut yang menyebabkan hilangnya rasa atau nyeri saat makan atau menelan
  • Pembengkakan (radang)

Penyebab kandidiasis

Infeksi kandidiasis adalah hasil dari pertumbuhan jamur Candida yang berlebihan karena ketidakseimbangan bakteri dan ragi yang sehat dalam tubuh. Pemicu yang mengganggu keseimbangan bakteri dan ragi antara lain:

  • Mengonsumsi antibiotik, steroid, kontrasepsi oral, obat-obatan penyebab mulut kering atau obat-obatan yang mematikan bakteri sehat.
  • Stres.
  • Makan makanan tinggi karbohidrat olahan, gula atau ragi.
  • Diabetes yang tidak terkontrol, HIV, kanker atau sistem kekebalan tubuh yang terganggu.
  • Mengalami perubahan hormonal (kehamilan)

Penularan kandidiasis 

Jamur Candida bisa menyebar dari orang ke orang, tapi bukan berarti menular seperti virus flu. Jika bersentuhan dengan seseorang yang menderita kandidiasis, belum tentu terinfeksi karena ragi pada orang lain tidak mengubah keseimbangan ragi dan bakteri dalam tubuh Bunda, tetapi kemungkinan itu tetap ada.

Untuk orang tua yang menyusui (menyusui) bayi yang baru lahir, jika anak terkena kandidiasis oral (sariawan), infeksi tersebut dapat berpindah ke Bunda melalui air liur bayi. Jika ini terjadi, dokter akan merekomendasikan pengobatan untuk infeksi Bunda dan bayi secara bersamaan untuk mencegah infeksi kembali.

Diagnosis kandidiasis

Dokter akan mendiagnosis kandidiasis setelah pemeriksaan fisik pada area yang terkena. Mereka juga akan menanyakan pertanyaan tentang gejala, termasuk tingkat keparahan gejala dan sudah berapa lama mengalaminya.

Dokter juga akan menguji infeksi untuk mengidentifikasi jenis ragi yang ditumbuhi, yang akan menentukan pilihan pengobatan dengan lebih baik.

Tes yang membantu mendiagnosis kandidiasis

Dokter akan menguji infeksi untuk menentukan rencana perawatan terbaik untuk memerangi pertumbuhan jamur yang berlebihan. Tes kultur mengidentifikasi jenis ragi dan bakteri dalam infeksi. Untuk tes ini, dokter akan menyeka area yang terinfeksi dengan kapas steril, lalu memeriksa sampelnya di bawah mikroskop.

Jika dokter mencurigai kandidiasis invasif, mereka mungkin mengambil sampel darah untuk memeriksa apakah jamur dan bakteri menyebar ke aliran darah atau tidak.

Cara menghilangkan kandidiasis

Setelah diagnosis, dokter akan merekomendasikan beberapa pilihan pengobatan berbeda tergantung pada jenis kandidiasis yang dimiliki. Semua pengobatan kandidiasis melibatkan penggunaan atau minum obat antijamur baik oral (pil, permen atau cairan) atau topikal (krim atau salep).

Setiap obat antijamur memiliki petunjuk khusus, jadi pastikan meminta dokter untuk menjelaskan cara menggunakan atau minum obat dan berapa lama meminumnya. Bahkan jika gejala berhenti lebih awal, sebaiknya lanjutkan rencana perawatan seperti yang disarankan oleh dokter untuk menghilangkan infeksi dan mencegahnya datang kembali.

Bunda dapat menggunakan obat antijamur yang dijual bebas untuk mengobati infeksi jamur, tetapi keberhasilan obat yang dijual bebas bergantung pada pengetahuan tentang jenis jamur yang ingin diobati. Ini bisa sulit untuk diidentifikasi tanpa mengunjungi dokter yang akan melakukan tes kultur infeksi dan memberi rencana khusus untuk mengobati infeksi.

Sebagian besar kasus kandidiasis ringan hingga sedang akan sembuh dalam dua hingga tiga hari setelah menyelesaikan perawatan. Kasus kandidiasis yang lebih parah mungkin memerlukan beberapa minggu untuk sembuh sepenuhnya setelah perawatan.

Pencegahan 

Bunda dapat mencegah kandidiasis dengan:

  • Menjaga kebersihan fisik dan mulut yang baik
  • Meminimalkan makanan tidak sehat seperti karbohidrat olahan dan gula
  • Mengelola stres 
  • Mengobati kondisi medis saat ini seperti diabetes, kanker atau HIV.

Berbicara dengan dokter tentang obat yang saat ini digunakan, yang dapat menyebabkan kandidiasis sebagai efek samping.

Walaupun gejala kandidiasis menyebabkan ketidaknyamanan, namun pengobatan dengan obat antijamur sangat berhasil menghilangkan infeksi. Selalu ikuti petunjuk perawatan yang diresepkan oleh dokter dari awal hingga akhir untuk memastikan infeksi tidak kembali.

[Gambas:Video Haibunda]



Share yuk, Bun!
Tahukah Bunda
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!