kehamilan

Tanda Hamil 1 Bulan: Keputihan Hingga Sakit Kepala

Muhayati Faridatun Sabtu, 26 Oct 2019 19:42 WIB
Tanda Hamil 1 Bulan: Keputihan Hingga Sakit Kepala
Jakarta - Saat kehamilan berusia empat minggu, atau memasuki satu bulan, sel telur yang sudah dibuahi dan membelah diri dengan pesat mulai membenamkan diri ke dalam lapisan rahim ibu hamil. Apalagi tanda hamil satu bulan lainnya?

Dalam buku Dahsyatnya Hamil Sehat & Normal, dr.Fredrico Patria, Sp.OG menjelaskan, saat sel telur yang sudah dibuahi dan berkembang, lalu membenamkan diri di lapisan rahim ibu hamil, disebut dengan implantasi.

Fredrico juga memastikan, menstruasi sudah berhenti, tapi ibu hamil mungkin masih mengeluarkan bercak. Ini sebagai akibat dari proses implantasi embrio di dalam rahim ibu hamil. Di masa satu bulan ini juga, ibu hamil mungkin mulai merasakan tanda-tanda kehamilan.


Keputihan

Selain pendarahan, tanda hamil satu bulan lainnya adalah keputihan. Ibu hamil mungkin akan merasakan cairan keputihan keluar dari vagina. Fredrico mengatakan, ini ada kaitannya dengan penebalan dinding vagina, yang terjadi setelah pembuahan.

"Peningkatan pertumbuhan dari sel-sel lapisan vagina menyebabkan cairan keputihan," tegas dokter yang praktik di RS Permata Cibubur ini.

Tapi, Fredrico mengingatkan, ada kemungkinan lain penyebab keluarnya cairan keputihan. Yakni infeksi bakteri, khususnya apabila cairan keputihan mengeluarkan bau, ada sensasi panas seperti terbakar dan timbul rasa gatal.

Sheryl Ross, seroang obgyn dan ahli kesehatan di Providence Saint John's Health Center, California, juga menjelaskan, peningkatan keputihan adalah salah satu tanda awal kehamilan dan bisa berlanjut sepanjang kehamilan.

"Keputihan yang normal, disebut juga leukorea, terlihat bening atau putih susu, dan berbau ringan," terang Ross, seperti dilansir Health Line.

Kalau cairan keputihan berwarna kuning, hijau, atau abu-abu, kemungkinan besar itu tidak normal. Ini bisa jadi tanda ibu hamil mengalami infeksi, sehingga disarankan untuk segera konsultasi ke bidan atau dokter kandungan.

Tanda Hamil 1 Bulan: Keputihan Hingga Sakit KepalaIlustrasi morning sickness tanda hamil/ Foto: iStock
Morning sickness

Tanda hamil ini umumnya dirasakan ibu hamil muda sebagai rasa mual hebat, yang mungkin disertai dengan muntah. Morning sickness biasanya akan muncul antara 2 sampai 8 minggu setelah pembuahan. Penyebab pasti dari morning sickness memang tidak diketahui, tapi hormon-hormon kehamilan dianggap memicu tanda hamil ini.

Faktanya, sekitar 80 persen ibu hamil merasakan mual, dengan setengah dari jumlah tersebut mengalami muntah. Dijelaskan dr.Fredrico, tingkat keparahan mual dan muntah yang diderita ibu hamil cukup bervariasi. Ibu hamil bisa saja merasakan mual ringan saat bangun tidur, atau gara-gara mencium aroma tertentu.

"Mual dan muntah tidak akan mengancam keadaan janin dalam kandungan. Dengan catatan, ibu hamil tetap makan dan minum banyak cairan," terangnya.

Fredrico menambahkan, sebagian ibu hamil yang beruntung mungkin tidak mengalami morning sickness sama sekali. Sementara yang lain mungkin merasakan mual dan muntah di pagi hari sepanjang trimester pertama, atau bahkan selama kehamilan.

Waktu hamil anak pertama, Bubun juga mengalami morning sickness mulai minggu ke-4. Beruntung, mual dan muntah cuma Bubun alami di pagi hari. Tapi memang tidak bisa mencium bau menyengat, bahkan aroma masakan lezat sekalipun.

Wajar saja kalau berat badan Bubun di awal kehamilan sempat turun hampir dua kilogram. Saat itu dokter bilang, mual dan muntah hingga menyebabkan berat badan turun terbilang wajar. Jadi, bubun enggak perlu cemas.

Cepat lelah

Rasa cepat lelah sangat normal dirasakan di minggu-minggu awal kehamilan. Tanda hamil ini bahkan dimulai sekitar minggu pertama setelah konsepsi atau pembuahan. Ibu hamil bisa merasa lelah luar biasa di awal kehamilan, yang berkaitan dengan peningkatan kadar hormon progesteron.

"Kemungkinan lain bisa karena stres, depresi, terlalu banyak aktivitas, flu, kadar gula darah rendah, tekanan darah tinggi, peningkatan produksi darah, atau kekurangan zat besi," urai Fredrico.

Dikutip dari Mother and Baby, kelelahan ekstrem adalah tanda hamil yang sangat umum. Saat rasa lelah menyerang, yang ibu hamil butuhkan hanya tidur dan tidak usah merasa bersalah karena ingin berbaring sepanjang hari.

Ya, kalau ibu hamil punya waktu untuk tidur siang, lakukanlah. Kalau sulit tidur, setidaknya berbaring agar tubuh lebih relaks. Tapi kalau sedang bekerja di kantor, sempatkan istirahat di sofa saat makan siang, atau letakkan kaki di atas meja ruang istirahat.

Selain itu, untuk menjaga energi tetap tinggi, ibu hamil membutuhkan asupan makanan yang stabil. Dilansir What to Expect, ibu hamil disarankan mengikuti panduan pola makan yang baik selama kehamilan.

"Fokus pada pemacu energi yang sehat dan tahan lama, seperti protein dan karbohidrat kompleks. Pastikan juga mendapat kalori yang cukup," demikian dijelaskan dalam ulasan berjudul Fatigue During Pregnancy tersebut.

Perlu diingat, ibu hamil tidak disarankan mengonsumsi kafein, gula, cokelat, atau karamel terlalu sering. Mungkin ibu hamil akan merasa sesaat lebih berenergi setelah mengonsumsinya, tapi akhirnya justru merasa lebih lelah.

Tanda Hamil 1 Bulan: Keputihan Hingga Sakit KepalaIlustrasi sakit pinggang tanda hamil/ Foto: iStock

Sakit pinggang

Sakit pinggang atau punggung bagian bawah merupakan gejala di awal kehamilan. Tapi, sangat wajar kalau sakit punggung dirasakan sepanjang kehamilan karena beban ibu hamil semakin bertambah setiap bulan.

"Saat rahim mengembang, dua otot paralel (otot abdominis rektal), yang berjalan dari tulang rusuk ke tulang kemaluan, dapat terpisah di sepanjang lapisan tengah. Pemisahan ini dapat memperburuk sakit punggung," demikian dijelaskan dalam ulasan berjudul Back Pain in Pregnancy di Web MD.

Stres emosional juga bisa menyebabkan ketegangan otot di punggung, yang bisa dirasakan ibu hamil sebagai nyeri punggung atau kejang punggung. Ibu hamil akan mengalami peningkatan nyeri punggung atau sakit pinggang selama masa-masa stres kehamilan.

Hormon kehamilan pun turut berperan sebagai penyebab sakit pinggang yang dirasakan ibu hamil. Selama trimester pertama kehamilan, tingkat progesteron dalam tubuh ibu hamil akan melonjak, membantu melonggarkan dan mengendurkan ligamen, serta jaringan yang akan meregang selama kehamilan.

American Pregnancy Association memperkirakan, sekitar 50 sampai 70 persen ibu hamil berjuang melawan rasa sakit pinggang atau punggung selama kehamilan. Tapi, sakit pinggang tanda hamil juga bisa dicegah.

Disarankan oleh asisten profesor di Montefiore Medical Center di New York, Mary Rosser, MD, Ph.D, saat merencanakan kehamilan, mulailah menguatkan tubuh terutama kaki, perut, dan punggung, dengan berolahraga ringan.

Rosser menyarankan, "Berjalan selama 20 hingga 30 menit, atau mengendarai sepeda stasioner selama 30 menit sehari untuk membangun kekuatan kaki."


Sakit kepala

Selain sakit pinggang, sakit kepala juga merupakan tanda hamil satu bulan. Peningkatan produksi hormon yang tiba-tiba bisa menyebabkan ibu hamil sering sakit kepala di awal kehamilan. Sebagian ibu hamil bahkan mengalami rasa pusing hebat dan merasa ingin pingsan.

"Ini mungkin berkaitan dengan pelebaran pembuluh darah, juga menurunnya tekanan darah dan kadar gula darah," jelas dr.Fredrico.

Dikutip dari Stanford Children's, sakit kepala keseluruhan yang dirasakan ibu hamil di trimester pertama bisa disertai stres, kelelahan, dan kelelahan mata. Sakit kepala sinus mungkin dialami karena hidung tersumbat dan pilek, yang sering terjadi di awal kehamilan.

Tingkat gula darah yang rendah dan rasa lapar juga bisa memicu ibu hamil mengalami sakit kepala. Kalau sebelumnya memiliki kebiasaan mengonsumsi kafein di pagi hari, lalu berhenti saat hamil, bisa juga memicu datangnya sakit kepala. Ibu hamil yang mengalami mual dan muntah bisa mengakibatkan dehidrasi, sehingga menyebabkan sakit kepala.

Sedangkan sakit kepala migrain dikatakan umum menyerang ibu hamil satu bulan. "Sakit kepala yang menyakitkan dan berdenyut ini biasanya dirasakan di satu sisi kepala dan merupakan hasil dari ekspansi pembuluh darah di otak," demikian dipaparkan dalam ulasan berjudul Headaches in Early Pregnancy di Stanford Children's.

Ibu hamil yang mengalami sakit kepala migrain kadang disertai mual, muntah, dan kepekaan terhadap cahaya. Sebagian kecil ibu hamil bisa mengalami migrain lantaran melihat kilatan cahaya, atau bisa juga merasakan kesemutan di lengan dan kaki.


Bunda, simak juga cara mengatasi preeklampsia, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(muf/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi