HaiBunda

PARENTING

Imunisasi Rutin Anak Ditunda Selama PPKM Darurat, Kecuali...

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Kamis, 08 Jul 2021 14:27 WIB
Imunisasi Rutin Anak Ditunda Selama PPKM Darurat, Kecuali pada.../ Foto: iStock
Jakarta -

Kasus COVID-19 pada anak sedang menjadi perhatian di Indonesia. Selama beberapa pekan belakangan, kasus COVID-19 pada anak meningkat, Bunda.

Baru-baru ini, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memutuskan untuk menunda imunisasi rutin pada anak selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Dalam keterangannya, Ketua Umum IDAI, Prof. DR. Dr. Aman B. Pulungan, Sp.A(K), FAAP, FRCPI(Hon), menginstruksikan penundaan ini melalui surat edaran yang diberikan pada semua dokter anak.

"Ada instruksi dari Prof Aman melalui surat edaran kepada kita semua, seluruh dokter anak di Indonesia. Surat yang dikeluarkan per tanggal 3 Juli itu memang menginstruksikan pada dokter anak di daerah PPKM Darurat kalau bisa menunda imunisasi 3 minggu ke depan," kata dokter spesialis anak, dr.Melisa Anggraeni, M.Biomed, Sp.A, kepada HaiBunda melalui sambungan telepon, Rabu (7/7/21).


Penundaan ini dikecualikan pada bayi baru lahir, Bunda. Pemberian imunisasi hepatitis B dan polio tetap harus diberikan pada bayi baru lahir.

"Kecuali imunisasi pada bayi baru lahir, yaitu hepatitis B dan polio," ujar Melisa.

Penundaan imunisasi rutin pada anak dilakukan karena IDAI melihat angka laju penambahan kasus Covid di Indonesia yang meningkat setiap harinya. Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini kasus anak juga mengalami laju peningkatan yang cukup tinggi.

Melisa mengimbau kepada para orang tua untuk menunda imunisasi, kecuali pada bayi baru lahir. Penundaan akan dilakukan 3 minggu lagi, kemudian akan dilakukan check up immunization.

"Kita mengimbau supaya anak-anak tidak keluar rumah dulu, kita berusaha untuk mengurangi paparan COVID-19 ini pada anak-anak yang diimunisasi karena kita menganggap mereka anak yang sehat," ungkap Melisa.

"Jadi tujuan Prof Aman ini untuk mencegah paparan COVID-19 terhadap anak-anak yang sehat, karena dikhawatirkan lonjakan tinggi, artinya memang virus Covid di Indonesia ini sangat tingi. Sebisa mungkin anak yang sehat diupayakan jangan terpapar virus ini," sambungnya.

Lalu bagaimana aturan imunisasi pada daerah yang tidak menerapkan PPKM Darurat? Baca halaman berikutnya.

Simak juga 6 panduan isolasi mandiri pada anak yang positif COVID-19, dalam video berikut:

(ank/som)
IMUNISASI DI DAERAH YANG TIDAK PPKM

IMUNISASI DI DAERAH YANG TIDAK PPKM

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

3 Perlengkapan Isolasi Mandiri untuk Anak yang Terpapar Covid-19

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK